Puisi Rumput Hijau
Rumput Hijau
Karya : Puspa Usyaina A.H
Karya : Puspa Usyaina A.H
Rumput tetangga memang terlihat lebih hijau
Entah itu bertuan ataupun tak bertuan
Sebuah komitmen yang telah diikrar takkan jadi jaminan
Ada kalanya kita semakin tertantang untuk melanggar aturan
Ya, aturan tak tertulis dalam sebuah hubungan
Kesetiaan..
Seolah naif pada diri sendiri
Seolah tak melihat ada sisi lain yang harus kita hormati.
Dan berlindung dibalik kata “menuruti hati nurani”
Inikah nurani orang masa kini?
Ketika menghitamkan yang putih
Ketika memutihkan yang hitam
Hahaha
Aku ingin tertawa
Tertawa pada argumen, alibi atau apapun itu.
Mungkin esensinya terlihat sama aja
Mulai dari jaman Rama dan Shinta
Sampai manusia yang ketergantungan pada sosial media
Selalu ada 1001 cara untuk mencari rumput-rumput diladang baru.
Meskipun tak rela melepas ladang lama untuk dirawat orang.
Sungguh ironi tentang kehidupan dimana komitmen hanya sebagai pemanis buatan dalam hubungan
Entah itu bertuan ataupun tak bertuan
Sebuah komitmen yang telah diikrar takkan jadi jaminan
Ada kalanya kita semakin tertantang untuk melanggar aturan
Ya, aturan tak tertulis dalam sebuah hubungan
Kesetiaan..
Seolah naif pada diri sendiri
Seolah tak melihat ada sisi lain yang harus kita hormati.
Dan berlindung dibalik kata “menuruti hati nurani”
Inikah nurani orang masa kini?
Ketika menghitamkan yang putih
Ketika memutihkan yang hitam
Hahaha
Aku ingin tertawa
Tertawa pada argumen, alibi atau apapun itu.
Mungkin esensinya terlihat sama aja
Mulai dari jaman Rama dan Shinta
Sampai manusia yang ketergantungan pada sosial media
Selalu ada 1001 cara untuk mencari rumput-rumput diladang baru.
Meskipun tak rela melepas ladang lama untuk dirawat orang.
Sungguh ironi tentang kehidupan dimana komitmen hanya sebagai pemanis buatan dalam hubungan
Punya segudang imajinasi, 1000 stok inspirasi, tapi secarik realisasi Semoga... :D
Comments
Post a Comment